Betamat Tradisi Akhir Tahun Ajaran

Tanjung – MAN Kelua. Kegiatan rutinitas membaca Al-Qur’an siswa MAN Kelua setiap pagi sebelum pelajaran dimulai, berakhir pada acara betamat yang diadakan siswa kelas XI IPA 3 pada akhir tahun ajaran di mushalla putra, Kamis (14/04/16) dengan di hadiri Wali Kelas, Wakamad dan dewan guru serta dari beberapa orang masing – masing perwakilan dari kelas lain. 
Menurut guru di bidang keagamaan Rohyat Helpi, S.Ag, S.Pd.I kegiatan betamat tersebut sudah turun temurun dilakukan sejak dahulu agar bisa memotivasi masing- masing siswa dalam bidang agama. 

“Siswa MAN Kelua harus bisa menyelesaikan 30 Juz dalam setahun, jadi apabila mereka bersekolah 3 tahun maka selama 3 kali mereka juga mengadakan kegiatan betamat,” ucap Rohyat.
Wali Kelas XI IPA 3 Nurul Hidayah S.Si merasa bersyukur karena di kelas XI tersebut anak asuhnya bisa mengadakan betamat tepat waktu. “Ulangan semester kurang lebih sebulan lagi namun mereka sudah mengadakan kegiatan betamat terlebih dulu dari kelas- kelas lain, semoga dengan adanya kegiatan ini ilmu mereka menjadi berkah dan bisa bermanfaat,” pungkas Nurul.

Ketua OSIS M. Hilmi Ansari yang juga siswa kelas XI IPA 3 mengaku sepakat dengan teman- temannya mengadakan acara betamat sebelum ulangan semester. “Kalau saat ini jadwal kami belum padat sehingga saat khatam kami langsung mengajukan rencana untuk betamat dan wali kelas menyambut dengan gembira karena menjelang ulangan semester, takutnya kewalahan dan malah tidak bisa melakukan kegiatan,” jelas Hilmi. (Rep/ Ft: Bahagia) Print Friendly and PDF

0 komentar:

Berhasil Menjadi Paskibraka Tingkat Kabupaten

Tanjung – MAN Kelua. Berdasarkan hasil pengumuman, siswa Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Kelua berhasil menjadi anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat Kabupaten Tabalong yang diadakan dari 12 s.d 13 April 2016 oleh Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Tabalong.
Paskibraka yang diikuti oleh seluruh sekolah tingkat SMA/MA/SMK di Kab. Tabalong sebelumnya telah mengikuti seleksi tes tertulis pada hari pertama di Aula Kampus Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi (STIA) Tanjung dan tes fisik pada hari kedua di Lapangan Pendopo Bersinar hingga akhirnya menghantarkan 3 dari 6 orang siswaMAN Kelua masuk seleksi, Rabu (13/04/16).

Kepala Madrasah (Kamad), Drs. H. Suberiani, M.Pd yang melihat pengumuman kelulusan Paskibraka merasa sangat bangga karena selain masuk kabupaten ada siswa yang masuk provinsi. “Dari 3 orang yang berhasil masuk seleksi, satu orang siswi atas nama Dina Enzerna kembali ditunjuk oleh panitia untuk seleksi tingkat provinsi,” ucap Kamad
“Semoga Dina bisa lulus seleksi dan bisa menjadi anggota Paskibraka ke tingkat Provinsi kembali,” harap Suberiani.

Dilain tempat, Jianda Usman, S.Pd yang juga mendengar kabar baik tersebut sangat senang. “Walaupun tidak semua siswa yang berhasil, paling tidak mereka sudah mempunyai pengalaman masing-masing dan mungkin di lain waktu bisa ikut,” ucap Jianda.
Basuni, Melly Adela dan Dina Enzerna ditemui seusai pengumuman mengungkapkan rasa senangnya karena bisa berpartisipasi nanti di hari Kemerdekaan. “Kami sangat terharu karena bisa masuk anggota Paskibraka 2016,” ucap ketiga anggota Paskibraka yang berhasil.
Apalagi kalau Dina masuk Provinsi itu sesuatu yang membanggakan, tidak hanya bagi sekolah tapi juga bagi keluarga bahkan Negara,” tambah Basuni kembali. (Ref/Ft:Bahagia) Print Friendly and PDF

0 komentar:

Kadisdik Tabalong : Ujian Nasional Tahun Depan Harap Berbasis Komputer

Tanjung- MAN Kelua. “Saya mengharapkan seluruh sekolah tahun depan tingkat SMA/MA dapat melaksanakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK),” kata Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tabalong, Drs. H. Marzuki Hakim, M. Si saat membuka pertemuan evaluasi Ujian Nasional (UN) yang dihadiri oleh seluruh Kepala Sekolah tingkat SMA/MA, Rabu (13/04/16) di Aula Dinas Pendidikan Djahri Darman.

Ditambahkan Kadisdik, UN tahun 2016 yang berbasis komputer dibeberapa sekolah tingkat SMA/MA berjalan dengan baik dan lancar serta tidak ada kendala apapun. Karena UNBK tersebut sistemnya online maka beberapa orang anak yang sedang berhalangan hadir diadakan ujian susulan akhir bulan, sedangkan soal listrik jauh-jauh hari sudah kami antisispasi dengan adanya genset, bahkan pegawai PLN di sekitar Kabupaten Tabalong ikut tegang melihat jalannya UN di sekolah-sekolah seperti SMKN 1 Tanjung dan SMAN 1 Tanjung, ucap Marzuki yang merasa puas dengan hasil UN berbasis Komputer.

Kepala Madrasah, Drs. H. Suberiani, M.Pd yang mengikuti acara tersebut merasa tertarik untuk mengadakan UNBK di MAN Kelua,” Kalau saya rasa setiap kepala sekolah menginginkan adanya inovasi di sekolah yaitu dengan mengadakan UNBK, tetapi perlu pembenahan terlebih dahulu seperti pembenahan jaringan server dan komputer karena siswa MAN Kelua lumayan banyak sehingga persiapan pun harus benar-benar matang dan jangan sampai setengah-setengah melakukannya,” pungkas Suberiani. (Ref/Ft:Bahagia) Print Friendly and PDF

0 komentar:

Ujian Nasional di MAN Kelua

Tanjung – MAN Kelua. Tiba saatnya seluruh siswa Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Kelua mengikuti Ujian Nasional (UN) yang dimulai 04 s.d 06 April 2016, hari pertama UN berjalan lancar dan lengkap, Senin (04/04/16).

Wakil Kepala Madrasah (Wakamad) Bagian Kurikulum, Irwan S.Pd, S.Si ketua panitia UN menjelaskan bahwa MAN Kelua memiliki jumlah siswa 187 Orang dengan 10 Lokal UN yang terdiri dari 5 lokal untuk jurusan IPA, 3 lokal untuk jurusan IPS, dan 2 Lokal untuk jurusan Keagamaan dan pengawas silang dari sekolah lain juga berjumlah 20 orang. “Di wilayah bagian selatan, siswa MAN Kelua lumayan banyak dibanding sekolah lain sehingga saat UN pengawas silang terdiri dari beberapa sekolah seperti MAN Pugaan, SMA 1 Kelua dan SMA Muara Harus,” kata Irwan. 

Kepala Madrasah (Kamad), Drs. H. Suberiani menambahkan, dihari pertama tidak ada monitoring dari Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakankemenag) Kabupaten Tabalong dan dari pengawas lainnya. Biasanya Monitoring UN dilakukan oleh Kakankemenag Kab. Tabalong yang mewakili dihari kedua, karena dihari pertama masih monitoring di MAN Tanjung dan sekitarnya, tambah Kamad. “Semoga dihari pertama dan seterusnya UN berjalan lancar tanpa kendala apapun,” harap Suberiani.

Siswa jurusan IPS, Rahmaniah mengaku yakin dihari pertama bisa menjawab, meskipun terkadang soal UN seperti mengecoh tapi dengan waktu UN yang cukup lama, saya bisa kembali mengoreksi jawaban saya kembali, kata Rahma. (Ref/Ft:Bahagia) Print Friendly and PDF

0 komentar:

Pengawas Silang Dari MAN Kelua

Tanjung-MAN Kelua. Guru dari Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Kelua yang berjumlah 11 orang menjadi pengawas silang Ujian Nasional 4 s.d 6 April 2016 di SMA 1 Kelua. Senin (04/04/16).
Wakil Kepala Madrasah Hubungan Masyarakat (Wakamad Humas) Drs H. Syaifur Rafiq yang juga menjadi pengawas silang di SMA 1 Kelua menjelaskan bahwa setiap tahunnya selalu ada pengawas silang dari MAN Kelua ke SMA 1 Kelua. “Setiap tahun MAN Kelua ikut berpartisipasi menjadi pengawas silang saat Ujian Nasional dengan pengawas dari sekolah lain di sekolah ini dan baru tahun ini semua pengawas sepertinya di khususkan dari MAN Kelua saja,” Ucap Rafiq.

Rafiq juga menambahkan bahwa tidak ada kendala apapun di hari pertama tersebut. “Kami sudah mengadakan pertemuan antar pengawas dan membahas tata tertib pengawas sehingga di hari pertama baik-baik saja, semoga dihari selanjutnya lebih baik,” Pungkas Rafiq.
Di hari pertama Ujian Nasional (UN) SMA 1 Kelua tersebut, pengawas dari Dinas juga datang dan bersama- sama dengan kepala sekolahSMA 1 Kelua Wagimin S.Pd, M.Pd memantau jalannya UN dan melihat keadaan siswa di dalam kelas saat menjawab soal UN.

Pengawas Siska Khalida yang sedang mengawas diruang V (Lima) jurusan IPS menuturkan bahwa selain memantau keadaan siswa dikelas, pengawas tersebut juga sempat memberikan pesan kepada siswa. “Jangan lupa membaca surah- surah pendek saat menjawab soal, atau paling tidak membaca bismallah agar hasil jawaban berkah,”Kata siska menjelaskan penuturan Pengawas Dinas. (Ref/ft:Bahagia)
Print Friendly and PDF

0 komentar: