Selamatkan Remaja dari Jerat Narkoba

Tanjung - MAN Kelua. 'Selamatkan Remaja Dari Jerat Narkoba' menjadi tema penyuluhan yang diselenggarakan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Tabalong dengan didampingi Polres kab. Tabalong dan Polsek Kecamatan Kelua dan Majelis Ulama Indonesia (MUI).

Penyuluhan dalam rangka pencegahan, penyalahgunaan minuman keras dan Narkotika di Kabupaten Tabalong tersebut diikuto beberapa sekolah tingkat SMP/ SMA sederajat di wilayah Selatan Tabalong, Senin (24/10/16) di Mushalla putri MAN Kelua.

Salah seorang pemateri dari Satpol pp, Yoto menjelaskan pengenalan tentang arkotropika, psikotropika, dan bahan adiktif. "Sejarah narkoba dizaman dulu hanya digunakan untuk menahan rasa sakit dan luka atas korban peperangan namun sekarang malah banyak yang menyalahi kegunaan dari narkoba itu," jelasnya.

Yoto menambahkan kasus dari penyalahgunaan narkoba tersebut bertambah banyak, dari Juli hingga Oktober 2016, ada 40 kasus narkoba yang rata- rata remaja sekolah di Kabupaten Tabalong yang sudah ditangani. "Ini akan berlanjut lagi kalau tidak ditindak lanjuti," pungkasnya.

Perwakilan dari Sekretaris Umum (Sekum) MUI, H. Ahmad Surkati menerangkan narkoba bagian penghancur bangsa. Kebahagiaan sejati adalah syurga, tapi kalau dengan memakai narkoba menuju kebahagiaan maka itu merupakan salah alamat dan sesat, ucapnya.

Sukarti juga mengungkapkan dari sudut agama merokok juga awal mengenal narkoba. "Dimasa remaja seperti ini, rokok juga penyebab awal dari pemakaian narkoba," ungkapnya.

Sementara Kepala Madrasah (Kamad), Drs. H. Suberiani M.Pd mengucapkan terimakasih atas kegiatan sosialisasi tersebut. "Tingkat SMP/ SMA memang sangat rawan untuk terjerat penyalahgunaan narkoba, oleh karenanya harus banyak diadakan sosialisasi seperti ini," katanya.


Kamad berharap seluruh siswanya bisa mengambil hikmah dari sosialisasi tersebut. "Semoga siswa MAN Kelua yang ikut sosialisasi dapat mengambil sisi positif dengan menjauhi sesuatu yang dilarang," harapnya. (Rep/ Ft: Bahagia)
Print Friendly and PDF

0 komentar: